Kamis, 19 Maret 2015

Sekilas Biografi Steve Jobs



Steve Jobs atau Steven Paul Jobs terlahir dengan nama Abdul Latief Jandali. Ia lahir dari seorang ayah yang berkebangsaan Suriah yang bernama Abdulfattah Jandali dan ibunya yang berkebangsaan Amerika Serikat Joanne Simpson (née Schieble). Ayah biologisnya adalah seorang profesor ilmu politik dan ibunya seorang patolog bahasa wicara. Steven Jobs kemudian diadopsi oleh Paul dan Clara sepasang suami istri dari California yang kemudian mengganti nama Abdul Latief Jandali menjadi Steven Paul yang kemudian terkenal dengan nama beken Steve Jobs.

Steve Jobs lahir tanggal 24 Februari 1955 di San Francisco, California, USA. Ia memiliki saudari biologis yang bernama Mona Simpson yang terkenal sebagai novelis.
Semasa kecil, Steve Jobs tidak menunjukkan hal yang luar biasa alias seperti kebanyakan anak kecil lainnya. Ia sekolah di Junior High School dan Homestead High School di California. Tahun 1972 Steven Jobs berhasil tamat dari sekolah menengah atasnya dan kemudian meneruskan ke Reed College di Portland, Oregon.

Saat menjadi mahasiswa itulah pikiran kritisnya mulai menyakan hal-hal seperti, apakah benar ini yang aku inginkan, apakan kuliah ini memberi jawaban akan menjadi apa aku esok. Enam bulan ia bertahan sebagai mahasiswa edan akhirnya ia membuat keputusan besar, suatu keputusan yang sangat mempengaruhi karirnya di masa depan. Ia memilih DO. Namun ia tetap mengikuti perkuliahan yang ia sukai dan ia anggap butuh di kemudian hari. Ia mengikuti kelas kaligrafi.

Mendirikan Apple

Pada tahun 1974 Steve Jobs diterima kerja sebagai teknisi di perusahaan yang mendesain circuit board, Atari. Dari sinilah kepiawaiannya tentang komputer semakin terasah, ia memutuskan bahwa dunia yang dicarinya telah ia temukan yaitu dunia komputer.

Pada tahun 1976 Steve Jobs mengajak teman lamanya Steve Wozniak untuk mendirikan perusahaan IT dengan logo terkenalnya yaitu apel putih yang tergigit. Ya perusahaan itu adalah Apple. Dengan Visi Ingin merubah dunia, Steve Jobs memulai petualangannya.

Sepuluh tahun ia dan temanny abekerja keras membangun Apple. Akhirnya Apple tumbuh menjadi perusahaan besar yang menguntungkan dengan jumlah pegawai mencapai 4000 orang. Pada tahun 1986 Apple meluncurkan produk andalannya berupa komputer pertama yaitu Macintosh.

Namun saat itu ditingkat direksi terjadi perbedaan visi yang akhirnya memutuskan Steve harus diberhentikan. Ya dia dipecat dari perusahaan yang dilahirkannya dan dibesarkannya. Suatu hal dan penghianatan yang sangat menyakitkan. Bagi dewan direksi, keputusan ini adalah yang terbaik bagi Apple karena menurut mereka Steve Jobs terlalu keras kepala dan temperamental.

Walau dipecat, Steve tak lantas diam saja menerima takdir. Ia kemudia mendirikan Next yang merupakan perusahaan komputer seperti Apple. Di Next inilah ide-ide kreativnya dituangkan dan direalisasikan. Ide itu seharusnya ia realisasikan bersama Apple namun apa dikata ia dipecat dari Apple.

Karena harga produk Next terlalu mahal, walau sebenarnya produknya sangat bagus namun tidak laku. Namun Jobs tidak patah arang, ia melalui Next kemudian menciptakan sebuah sistem operasi yang dibutuhkan oleh produk Apple saat itu dan Jobs mendesak Apple untuk membeli Next. Apple pun membeli Next dengna harga 429 Juta dolar. Jobs kembali ke Apple dan diangkat kembali sebagai CEO.

Selain Next, Jobs juga mengakuisisi Pixar yang hampir bangkrut yaitu perusahaan animasi dengan komputer sebagai basicnya. Pixar kemudian memproduksi film animasi berbasis komputer pertama yang berjudul Toy Story. Film inipun sukses di pasaran bahkan sampai sekarang di televisi Indonesia sering diputar.

Ketika Jobs kembali ke Apple tahun 1997, ia langsung membuat dobrakan besar dengan meluncurkan produk fenomenal yang membuat Apple berjaya di pasar saham yaitu iPod, iMac, iPhone, iPad dan iCloud.

Mungkin pemecatan Jobs dari Apple itu akhirnya membuat dirinya memiliki banyak waktu dan pikiran untuk lebih bereksperimen menciptakan produk yang kemudian diluncurkan saat ia menjabat sebagai CEO Apple lagi. Ia juga memiliki kesempatan memiliki dua perusahaan lagi selain Apple yaitu Next dan Pixar.

Jika saat itu ia tidak dipecat mungkin ia tetap sibuk mengurusi Apple dan mungkin tidak memiliki dua perusahaan lagi selain Apple.

Steve Jobs adalah tipe keras kepala, pantang menyerah dan sangat idealis. Jobs selalu menciptakan produk yang sesuai dengan visinya yaitu merubah dunia. Kita lihat sekarang, semua produk Apple adalah sesuatu yang baru, bukan mencontoh dan menambah-nambahi fitur produk pesaing. Ide Steve Jobs selalu orisinil dan selalu menjadi market leader. Walau harga produknya selalu mahal namun produk Apple selalu digandrungi dan ditunggu-tunggu kehadirannya oleh banyak orang. Itulah yang membuat Apple selalu berjaya dan mengeruk keuntungan yang besar.

Rabu, 04 Februari 2015

Ikatan Kika



Hubungan atau ikatan?
Apa yang terlintas dipikiran anda ketika ada kata atau seorang yang berbicara kata tersebut?

Hubungan atau ikatan membuat kika takut, mengapa demikian?
Ia merasa sakit dengan adanya hubungan, hubungan dengan teman, dosen, keluarga, sahabat, kekasih dan hubungan dengan lainnya.  Sakit dengan penolakan orang tua kaka adik terhadap apa yang ia butuhkan. Sakit ketika teman sahabat tidak memilik rasa saling atau peduli terhadap kika. Sakit ketika dosen menolak esai yang telah kika kerjakan. Bahkan kekasih yang pilih dan berharap bahwa kekasihnya masih peduli dan memiliki rasa saling ternyata tidak memudar semuanya.  Semua terjadi bersamaan seketika kika berpikir apa sudah seharusnya dan semestinya kalau hidup didunia ternyata individualisme? Apa yang para tokoh katakana mengenai simbiosis mutualisme? Kika masih belum mengerti.

Hanya saja ia menjadi pribadi yang berbeda ketika ia merasakan hal tersebut didalam pikiran nya “kalau tidak ingin sakit jangan memberi dan meminta dan jangan pernah mengharapkan”
Hingga kini ia melakukan semua hal dengan sendirinya tanpa memberi, meminta dan mengharapkan dari seseorang. Sunyi dan sepi…. 
 

Keberadaan Menghilang



Bintang dan bulan yang tampak dilangit seakan tidak bisa dipisahkan dengan bersamanya mereka  yang menerangi dunia. Dimana anak-anak yang diminta orang dewasa untuk melihat bahwa dilangit ada bulan dan bintang senyum tulus bahkan gembira raut wajah seorang anak ketika melihatnya. Kini bulan sudah tidak menampakan dilangit dan bintang pun menerangi dunia sendiri tanpa bulan, bulan yang menghilang untuk beberapa waktu yang tidak bisa ditentukan.
Keberadaan bintang sudah tidak dianggap oleh anak-anak karena bagi mereka bulan dan bintang satu paket dllangit, acuh dan tidak peduli terhadap langit ditampakan anak-anak. Mereka senang bermain didalam rumah. Tidak ada lagi kembang api dihalaman rumah yang biasa mereka nyalakan saat bersamaan bulan dan bintang ada dilangit.

Entah alur apa yang saya ceritakan ditulisan ini, hanya lontaran kata-kata yang terselubung dipikiran dari hal yang pernah dialami. Selagi menulis tidak dilarang, ekspresi lewat menulis membantu mengasah kemampuan kreativitas dalam diri. 

19:35
Rabu, 04 Februari 2015

Senin, 02 Februari 2015

Daun di Jalan Setapak

Sehelai daun dari pohon di puncak bukit
mengakhiri perjalanannya di celah lembah,
ia lebih tabah dari apapun. Ia seolah siap
jika hari ini adalah tunggul yang tak rekah,
sedangkan dirimu masih berayun-ayun
menimang kapan akan jatuh seluruh.

Aku hanya tak mau menerka, juga bagi
lembut kabut, namamu tak pernah disebut
biar kau jadi rahasia antar aku dan ia saja.

Sampai kita menjelma rintik pertama
sebelum hujan awal tahun, sampai rindu
jadi daun yang terinjak di jalan setapak.

Sementara bukit ini merekam kebisuan kita,
daun yang terinjak itu ingin angin meniupnya.

Adimas 

Minggu, 16 November 2014

Sahabat



Sahabatku

Saat-saat terindah adalah bersama sahabat,sahabat hadir disaat aku susah maupun senang, dan hanya sahabatlah yang mengerti keluh kesah tentang kehidupanku,

    Waktu dulu Saya mempunyai sahabat yang selalu menemani saya saat di SMA, banyak hal yang saya lakukan bersama sama,dari bangun tidur smssan bercanda canda sampe mau tidurpun masih seperti itu, kita memiliki kesamaan yang sama dari cara berpakaian maupun cara bicara dari situlah saya merasa nyaman bersama sahabat saya.
    Namun terkadang ya namanya hidup tidak semulus seperti yang dibayangkan,
Kadang kita bertengkar juga walaupun ya karna masalah sepele,nah disitulah saya merasakan bagaimna caranya menghargai sahabat,walau dalam keadaan apapun harus rendah hati dan saling memaafkan.
   Tapi pada suatu hari kita mempunyai masalah yang sangat rumit yaitu disaat sahabat saya hilang di gunung semeru, dia terpencar dari rombongan saat sedang melakukan pendakian, sebelumnya saya tidak mengetahui jika sahabat saya itu hilang di semeru, namun teman teman dapat kabar dari internet jika dia hilang di semeru terpencar dari rombongan. Dan disitu saya dan teman teman panik sampe saya meneteskan airmata karna teragedi tersebut. Dia hilang selama 5 hari lamanya di hutan saat sedang menuju ke puncak. Teman teman dan saya dikelas selalu berdoa di setiap harinya agar sahabat saya ini tidak terjadi apa apa. Hanya doalah yang bisa saya sampaikan ke sahabat saya ini.
    Dan pada hari ke lima sahabat saya di ketemukan oleh tim sar di hutan, saya mendapatkan kabar dari internet,dengan muka pucat bibir pecah pecah, mata merah,rambut acak acakan terlihat dilayar komputer ,Dan pada keesokannya dia langsung dipulangkan kerumahnya.
    Keesokan harinya saya menjenguk sabat saya ini bersama teman teman menuju kediamannya, saya langsung memeluk dengan lega hati karna sahabat saya sudah diketemukan. Kemudian semiinggu kemudian dia hadir lagi di sekolah dan kita bermain bersama lagi.

Minggu, 19 Oktober 2014

Pengorbanan orang tua dan Harapan sang anak!

Pengorbanan orang tua dan Harapan sang anak!

Ada cerita yang paling menarik menurut saya yang saya tidak dapatkan dari orang tua saya sendiri, teman saya yang selalu menceritakan bagaimana kehidupan dia dan orang tuanya , yaah.. dia dan ortu nya begitu akrab seperti sahabat sendiri , dia selalu menceritakan semua kisahnya yang terjadi selama sehari, kisah asmara, sosial,pendidikan dsb.hampir sama dengan cerita saya sendiri, namun ada satu hal yang saya tidak berani untuk menceritakan kisah saya yaitu kisah asmara, bukan karena takut di marahi jika kedapatan pacaran, tapi pemikiran saya masih belum terbuka akan hal itu, sehingga kalau saya pacaran orang tua saya tidak pernah mengetahui akan hal itu. Hihi..:P Tapi dalam lubuk hati kecil saya , biasa muncul keinginan untuk memberitahukan kepada orang tua saya mengenai kisah asmara saya agar bisa lebih terbuka. Tapi setiap muncul perasaan itu dengan cepat kembali hilang karena perasaan gugup dan malu. Hahah …..>,<”…dan ada satu hal jika saya bercerita masalah “A” kepada orang tua saya pasti beliau tidak terlalu merespon dan hanya selalu mengingatkan dan berkata “selalu ingat sekolah mu nak”. Kalau hal sekolah tersebut selalu nomer 2 dalam kamus pribadi saya setelah keluarga yang pertama. Karena tanpa keluarga saya tidak dapat bersekolah.

Sebenarnya ada kisah yang menarik dari cerita di atas, saya dapat menyimpulkan sendiri bahwa karakter orang tentu berbeda. Karakter orang tua saya dan teman yang saya ceritakan tadi sudah tentu berbeda pula kalau membaca cerita di atas, tapi ada kelebihan di masing-masing sisi karakter tersebut, kalau dari orang tua saya, yang pertama beliau tidak mau melihat anak-anaknya berantakan, maksudnya kami semua harus menyelesaikan sekolah dulu baru memikirkan hal tersebut, agar nantinya tidak tumpang tindih akan hal pendidikan dan asmara, dan saya setuju. Sementara untuk cerita saya di atas memang ada hubungan yang sangat dekat antara orang tua dan anak , namun orang tua tersebut harus lebih extra hati-hati menjaga anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang tidak senonoh seperti di masa sekarang ini .


Review Jurnal Perilaku konsumen

Review Jurnal

Tema/Topik : Sikap Motivasi dan Konsep Diri terhadap Konsumen
Judul : Analisis Motivasi, Persepsi, Pembelajaran dan Sikap Konsumen Pengaruhnya
                          terhadap keputusan pembelian di KFC bahu Mall Manado
Sumber         : http://ejournal.unsrat.ac.id/
Pengarang : Merna M. M. Tompunu

Masalah
Apakah faktor-faktor motivasi, persepsei, pembelajaran, dan sikap konsumen    secara bersama sama mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap perilaku konsumen dalam melakukan pembelian KFC Bahu Mall Manado.


Tujuan Penelitian
Untuk menganalisis pengaruh motivasi, persepsi, pembelajaran, dan sikap konsumen terhadap keputusan pembelian KFC  Bahu Mall Manado

Jenis Penelitian
Jenis atau metode penelitian ini merupakan metode penelitian kuantitatif yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel, teknik pengambilan sampel dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan

Hipotesis 
1. Motivasi, persepsi konsumen, pembelajaran konsumen, serta sikap konsumen berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian 
2. Motivasi secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian 
3. Persepsi secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian 
4. Pembelajaran secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian 
5. Sikap konsumen secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian 

Metode Penelitian
Indikator dalam penelitian ini:
1. Motivasi Konsumen (X1), yaitu kekuatan penggerak dalam diri konsumen 
2. Persepsi Konsumen (X2), yaitu tanggapan konsumen terhadap keberadaan suatu obyek atau produk yang menjadi pilihannya 
3. Pembelajaran Konsumen (X3), yaitu proses dimana individu memperoleh pembelian dan pengetahuan konsumsi dan pengalaman yang berlaku untuk perilaku di masa yang akan datang 
4. Sikap Konsumen (X4), yaitu penilaian evaluatif konsumen terhadap suatu obyek atau produk yang diminati 
5. Keputusan Pembelian Konsumen (Y), yaitu pilihan akhir yang dilakukan oleh konsumen dalam memenuhi keinginan atau kebutuhannya 

Hasil Penelitian dan Pembahasan 
Hasil Analisis Regresi
Untuk mengetahui pengaruh Motivasi, Persepsi, Pembelajaran dan Sikap Konsumen terhadap keputusan pembelian di KFC bahu Mall Manado, digunakan analisis kuantitatif dengan metode regresi linier berganda, dan hasilnya dapat dilihat sebagai berikut :

Tabel 4. Hasil Regresi Berganda pengaruh Motivasi, Persepsi, Pembelajaran dan Sikap Konsumen terhadap keputusan pembelian di KFC bahu Mall Manado

Keputusan Pembelian (Y) = 8,470 + 0,031X1 + 0,652X2 + 0,176X3 + 0,014X4 + e 

Berdasarkan Tabel 4, faktor motivasi, faktor persepsi, faktor pembelajaran, dan faktor sikap mempunyai hubungan positif dengan perilaku konsumen

Hubungan positif ini menunjukkan bahwa faktor motivasi, faktor persepsi, faktor pembelajaran, dan faktor sikap berubah searah dengan perubahan perilaku konsumen KFC. Dengan membandingkan antara t-hitung masing-masing variabel bebas ternyata thitung > t tabel, berarti variabel-variabel bebas mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap variabel tergantung.

Sebelum dilakukan pengujian terhadap hipotesis yang diajukan perlu dilakukan evaluasi:
a. Uji Multikolinieritas. Dalam penelitian ini terbukti tidak terdapat multikolinieritas , karena koefisien korelasi antara variabel bebas di bawah 10.
b. Uji Heteroskedastisitas. Dalam penelitian ini, korelasi dari masing-masing variabel bebas dengan variabel residual masih di bawah 0,1. Tidak terjadi heteroskedastisitas,  jadi menunjukkan tidak ada pola yang terbentuk dengan kata lain grafik menggambarkan plot menyebar.
Pembahasan Hasil Analisis
Analisis Motivasi, Persepsi, Pembelajaran dan Sikap Konsumen Pengaruhnya terhadap keputusan pembelian di KFC bahu Mall Manado

Analisis hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel-variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen. Ini bisa dilihat dari nilai Fh (8,978) lebih besar dari Ft (=2,477)

Hubungan antara variabel-variabel bebas terhadap variabel tergantung menunjukkan hubungan yang erat (55,9%). Koefisien determinasi berganda sebesar 31.3% menunjukkan bahwa perilaku konsumen dijelaskan oleh motivasi, persepsi, pembelajaran, dan sikap sebesar 31.3%. Sedangkan 27.8% ditentukan oleh variabel diluar model.

Kesimpulan
Dari pengolahan dan analisis data, pengujian hipotesis, analisis dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Ternyata hipotesis pertama diterima, bahwa perilaku konsumen dalam pembelian KFC dipengaruhi secara bersama-sama dan bermakna oleh faktor motivasi, persepsi, pembelajaran,dan sikap. Hal ini ditunjukkan oleh Fhitung = 8,978 lebih tinggi dari Ftabel = 2,477, dengan koefisien korelasi R sebesar 0,559 dan koefisien determinasi ganda (R Squared) sebesar 0,313.
2. Hipotesis kedua yaitu motivasi, persepsi konsumen, pembelajaran konsumen, serta sikap konsumen berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian